Lewati Navigasi

Apa itu modernisasi aplikasi?

Ini merupakan proses memperbarui aplikasi dan data saat ini ke model cloud-first untuk menyesuaikan dengan kebutuhan bisnis. Hal ini mungkin melibatkan migrasi ke cloud.

Apa arti modernisasi itu?

Modernisasi adalah tindakan memperbarui proses, sistem, dan alat organisasi ke versi atau praktik terbaik terbaru. Dalam konteks komputasi cloud, modernisasi adalah proses transisi aplikasi, proses, dan manajemen data organisasi ke pendekatan cloud-first. Tujuannya adalah untuk meningkatkan performa organisasional dan teknologis, meningkatkan kualitas pengalaman pelanggan dan karyawan, serta mempercepat waktu hingga penawaran dan pembaruan baru siap dipasarkan.

Apa itu modernisasi aplikasi?

Modernisasi aplikasi adalah proses memperbarui aplikasi organisasi yang sudah ada ke model cloud-first—terkadang disebut modernisasi warisan. Jika organisasi menggunakan aplikasi lokal, modernisasi mungkin melibatkan migrasi aplikasi tersebut ke cloud publik, pribadi, atau hibrid. Aplikasi dan data yang umumnya dimodernisasi meliputi:

  • Aplikasi .NET
  • Aplikasi web Linux
  • Aplikasi Java
  • Aplikasi SAP
  • Database SQL

Sistem dan program perangkat lunak organisasi saat ini mungkin sudah bagus saat pertama kali diimplementasikan, tetapi mereka mungkin tidak dapat mengimbangi munculnya teknologi terbaru (atau masa depan). Salah satu pendekatan untuk mengatasi tantangan ini adalah dengan memulai lagi dari awal—membangun atau membeli aplikasi baru yang kompatibel dengan stack teknologi terbaru yang ada. (Meskipun stack yang paling baru juga selalu berkembang, beberapa driver modernisasi akhir-akhir ini meliputi praktik terbaik baru dalam hal keamanan, kebutuhan skalabilitas, dan kemajuan dalam AI, virtualisasi, IoT, kontainer.) Namun, pendekatan ini dapat memakan biaya dan memakan waktu. Dan tantangan akan terus berlanjut: Bahkan aplikasi yang paling baru pun perkembangannya bisa dikalahkan oleh ekosistem teknologinya.

Daripada memulai dari awal dengan membuat aplikasi yang benar-benar baru, organisasi dapat memodernisasi aplikasi yang sudah mereka miliki. Penting juga untuk dicatat bahwa sering kali memungkinkan—dan lebih praktis—untuk menggunakan pendekatan modernisasi aplikasi secara bertahap. Misalnya, banyak organisasi mulai dengan memindahkan aplikasinya dari pusat data lokal ke cloud dengan migrasi "angkat dan pindahkan", sehingga mereka dapat langsung merasakan manfaat paling dasar dari komputasi cloud. Dari sana, mereka dapat beralih ke teknik modernisasi yang lebih canggih, seperti membangun kembali semua atau beberapa bagian aplikasi untuk mengadopsi kemampuan atau praktik terbaik yang lebih baru.

Apa manfaat modernisasi aplikasi?

Inovasi dan waktu hingga siap dipasarkan yang lebih cepat. Jika organisasi tidak perlu banyak meluangkan waktu dan sumber daya khusus untuk mengelola aplikasi dan infrastruktur, mereka dapat meluangkan waktu lebih banyak untuk berinovasi. Alat dan layanan berbasis cloud membantu menyederhanakan proses pengembangan, sehingga waktu hingga siap dipasarkan menjadi lebih cepat.

Keamanan dan keandalan. Dengan pendekatan cloud-first, organisasi dapat menggunakan kemampuan pembaruan dan keamanan bawaan untuk membantu melindungi beban kerjanya. Fitur bawaan lainnya dapat mencakup otomatisasi tugas untuk hal-hal penting seperti ketersediaan tinggi, pemulihan bencana, pencadangan, dan pemantauan performa.

Kompatibilitas dan agilitas. Keuntungan memodernisasi aplikasi tidak hanya karena aplikasi akan dapat bekerja dengan teknologi paling baru—mereka harus terus bekerja meskipun teknologi telah berkembang. Proses yang mudah dan mulus ini memungkinkan adanya pembaruan dan perubahan yang cepat untuk memenuhi kebutuhan bisnis saat ini dan yang akan datang. Modernisasi juga dapat mengaktifkan penskalaan otomatis sehingga aplikasi terus berfungsi dengan baik ketika ada peningkatan permintaan—dan langsung mengurangi biaya ketika terjadi penurunan permintaan secara tiba-tiba.

Efisiensi. Jika dilakukan dengan hati-hati, akan lebih mudah untuk memodernisasi aplikasi yang sudah ada daripada membuat aplikasi baru dari awal. Dengan begitu, organisasi dapat membangun dari apa yang sudah ada, bukan menghabiskan waktu dan uang membuat sesuatu yang baru. Modernisasi aplikasi juga tidak menghilangkan banyak proses yang sekarang digunakan dan kelangsungan bisnis akan terjaga dibandingkan memasang aplikasi yang benar-benar baru ke operasi.

Langkah dan strategi modernisasi aplikasi

Pilar modernisasi

Langkah-langkah dan strategi untuk modernisasi aplikasi yang berhasil semestinya harus bekerja untuk mendukung kerangka kerja tujuan organisasi. Misalnya, Azure Well-Architected Framework memiliki lima pilar arsitektur yang dirancang sesuai tujuan organisasi—pilar ini juga dapat digunakan untuk modernisasi aplikasi:

  • Keandalan: Kemampuan sistem untuk pulih dari kegagalan dan terus berfungsi.
  • Keamanan: Melindungi aplikasi dan data dari ancaman.
  • Pengoptimalan biaya: Mengelola biaya untuk memaksimalkan nilai yang diberikan.
  • Keunggulan dalam operasi: Proses operasi yang memastikan sistem tetap berjalan dalam produksi.
  • Efisiensi performa: Kemampuan sistem untuk beradaptasi dengan perubahan beban.

Langkah-langkah modernisasi aplikasi

Proses modernisasi aplikasi organisasi dapat dibagi menjadi tiga langkah utama.

  1. Perencanaan. Langkah pertama ini mengharuskan organisasi untuk memikirkan tujuan modernisasi aplikasinya secara masak-masak dan menentukan strateginya sebelum mengambil tindakan apa pun. Ini adalah waktu untuk menemukan dan menilai aplikasi dan lingkungan yang ada untuk mempersiapkan perubahan.
  2. Implementasi. Dalam tahap ini, organisasi membangun keterampilan baru dan mulai memodernisasi aplikasinya dengan iterasi. Pendekatan modernisasi dengan iterasi memberi organisasi fleksibilitas untuk mengubah ruang lingkup atau strategi proyeknya sesuai kebutuhan.
  3. Operasi. Modernisasi aplikasi bukannya cukup sekali dilakukan setelah itu selesai. Setelah organisasi berpindah ke pendekatan cloud-first, mereka dapat menggunakan layanan dan alat platform cloud untuk membantu mengamankan, mengatur, mengelola, dan mengoptimalkan aplikasi mereka.

Strategi modernisasi aplikasi

Strategi ini dibedakan menurut tujuan modernisasi organisasi dan kebutuhan akan perubahan kode pada aplikasi itu sendiri. Strategi modernisasi aplikasi ditentukan selama langkah perencanaan dan diterapkan selama langkah implementasi.

Host ulang. Kadang-kadang disebut "angkat dan pindahkan," strategi modernisasi ini menekankan kecepatan karena praktis tidak memerlukan perubahan kode. Organisasi mengambil aplikasi dari lingkungan sebelumnya dan memindahkannya seperti apa adanya ke lingkungan mereka sekarang.

Mengubah platform. Pendekatan ini terletak di antara host ulang dan pemaketan ulang. Dengan mengubah platform, organisasi membuat perubahan kode agar aplikasi dapat digunakan dengan teknologi cloud.

Pemaketan ulang (atau pemaketan ulang). Pemaketan ulang memprioritaskan produktivitas serta kecepatan. Dengan strategi ini, aplikasi hanya memerlukan perubahan kode minimal agar aplikasi dapat terhubung dengan mudah dan memanfaatkan lingkungan cloud-first secara maksimal.

Membuat ulang arsitektur. Jika organisasi memerlukan skalabilitas cloud, pembuatan ulang arsitektur mungkin merupakan pendekatan yang tepat. Dengan pembuatan ulang arsitektur, fungsionalitas aplikasi dan kode akan diubah dan diperbanyak agar dapat diskalakan dengan lebih baik di cloud.

Membangun ulang (atau menulis ulang). Untuk membuat ulang aplikasi menggunakan solusi cloud, membangun ulang terkadang merupakan opsi yang tepat. Ini lebih berat, tetapi mungkin penting jika aplikasi yang ada memiliki fungsionalitas atau umur terbatas.

Mengganti. Jika aplikasi tidak memenuhi kebutuhan bisnis saat ini atau yang akan datang meskipun telah membangun ulang, menggantinya dengan solusi siap pakai mungkin diperlukan. Pendekatan ini dapat lebih cepat daripada membangun ulang dan mengosongkan sumber daya pengembangan yang berharga. Namun, mengganti aplikasi dapat menimbulkan tantangan yang meliputi gangguan pada proses bisnis dan keterbatasan pada inisiatif modernisasi di masa mendatang.

Memodernisasi proses pengembangan aplikasi

Selain memodernisasi aplikasi sendiri, elemen penting dari strategi jangka panjang organisasi apa pun adalah untuk memodernisasi pendekatannya terhadap pengembangan aplikasi, juga dikenal sebagai Kecepatan Pengembang. Hal ini termasuk memodernisasi alat dan proses tim pengembang untuk memaksimalkan produktivitas, kolaborasi, dan kualitas kerja mereka. Ada alat, studi analis, dan sumber daya lainnya untuk membantu organisasi menilai dan meningkatkan Kecepatan Pengembangnya.

.

Alat dan layanan

Jika organisasi ingin memodernisasi aplikasinya ada banyak cara untuk melakukannya. Teknologi yang mendukung organisasi dalam mengoptimalkan aset TI-nya meliputi:

Komputasi cloud

Layanan cloud berbasis Internet dapat meningkatkan performa, efisiensi, dan skala aplikasi.

Kontainer

Paket aplikasi ini ditawarkan bersama kode aplikasi, yang memungkinkan penyebaran yang mudah dan lancar di berbagai lingkungan.

Layanan mikro

Pendekatan arsitektur ini membuat pengembangan aplikasi lebih agile dengan memungkinkan setiap fungsi inti—juga dikenal sebagai layanan—untuk dibuat secara independen.

Otomatisasi

Layanan pihak ketiga yang menjalankan tugas umum secara otomatis dapat membantu mengoptimalkan penyebaran, manajemen, dan diagnostik aplikasi.

AI dan pembelajaran mesin

Layanan dan solusi cerdas membantu perusahaan memperoleh wawasan yang lebih lengkap dari aplikasi dan data mereka.

Layanan modernisasi aplikasi

Layanan yang dikelola sepenuhnya dapat membantu perusahaan mempercepat pengembangan aplikasi, meningkatkan pengalaman pelanggan dan karyawan, serta meningkatkan keamanan dan keandalan aplikasi.

Azure Cosmos DB

Memodernisasi aplikasi performa tinggi yang scalable dengan layanan database NoSQL yang dikelola penuh

Azure Monitor

Dapatkan pengamatan penuh ke aplikasi, infrastruktur, dan jaringan Anda

Azure Virtual Desktop

Memungkinkan pengalaman desktop jarak jauh yang aman hampir dari mana saja

Azure API Management

Berpindah lebih cepat dengan manajemen API terpadu di seluruh lingkungan multicloud dan hibrid

Azure DevOps

Rencanakan lebih cerdas, berkolaborasi dengan lebih baik, dan kirim lebih cepat dari sebelumnya dengan koleksi layanan pengembang modern

Azure Spring Apps

Bangun dan sebarkan aplikasi Spring Boot dengan layanan yang dikelola sepenuhnya dari Microsoft dan VMware

Azure VMware Solution

Pindahkan atau perluas lingkungan VMware lokal ke Azure

Azure App Service

Membuat aplikasi web dan seluler yang siap pakai untuk perusahaan dengan cepat dan mudah untuk platform atau perangkat apa pun

Azure Kubernetes Services (AKS)

Sebarkan dan skalakan kontainer di Kubernetes terkelola

Azure SQL Database

Membangun aplikasi yang scalable dengan SQL terkelola dan cerdas di cloud

Azure Web Application Firewall

Membantu melindungi aplikasi dengan layanan firewall aplikasi web cloud-native yang canggih

Azure Arc

Mengamankan, mengembangkan, dan mengoperasikan infrastruktur, aplikasi, dan layanan Azure di mana saja

Azure Machine Learning

Buat model pembelajaran mesin yang vital untuk bisnis pada skala besar

Azure SQL Managed Instance

Memodernisasi aplikasi yang sudah ada sesuai skala dengan alat, keterampilan, dan sumber daya yang tak asing lagi

Personalizer

Memberikan pengalaman yang relevan dan dipersonalisasi untuk pelanggan

Alat modernisasi aplikasi

Memodernisasi sistem TI yang ada mungkin tampak menakutkan pada awalnya. Namun, organisasi yang ingin memperbarui investasinya dalam teknologi tidak perlu melakukannya sendiri. Penyedia cloud menawarkan banyak alat penilaian, metodologi, dan program yang dirancang untuk membantu perusahaan memperbarui sistemnya.

Misalnya, Microsoft Azure menawarkan sumber daya berikut untuk membantu perusahaan mulai memodernisasi sesuai kesiapan mereka:

E-book: Migrasi dan Modernisasi Cloud dengan Microsoft Azure

gambaran umum tentang wawasan, strategi migrasi dan modernisasi dan tips untuk memulai.

Azure Migrate

clearinghouse alat migrasi Azure untuk hampir semua skenario modernisasi.

Program Migrasi dan Modernisasi Azure

bantuan ahli, pelatihan teknis, dan sumber daya yang dapat digunakan perusahaan untuk menyiapkan lingkungan cloud mereka dengan percaya diri.

Kerangka Kerja Adopsi Cloud Microsoft untuk Azure

kumpulan dokumentasi, panduan, praktik terbaik, dan alat yang telah terbukti yang dirancang untuk mempercepat pengadopsian cloud.

Alat migrasi Azure App Service

alat gratis yang intuitif untuk membantu bisnis menilai aplikasi webnya dengan cepat dan memigrasikannya ke Azure.

Dokumentasi: kontainerisasi dan migrasi aplikasi ASP.NET ke Azure App Service

panduan langkah demi langkah tentang kontainerisasi dan pemindahan aplikasi ASP.NET ke Azure menggunakan alat Kontainerisasi Aplikasi Azure Migrate.

Alat Kesiapan dan Penilaian Migrasi Strategis (SMART)

alat penilaian yang membantu perusahaan mengukur seberapa siap mereka untuk memigrasikan aplikasinya ke Azure.

Alat Kesiapan Modernisasi Aplikasi dan Data

alat penilaian yang membantu perusahaan mengevaluasi strategi bisnis mereka untuk memodernisasi aplikasi dan data mereka.

FAQ

  • Melalui modernisasi aplikasi, organisasi mengalihkan aplikasi mereka ke model cloud-first. Hal ini mungkin akan melibatkan migrasi jika mereka menggunakan aplikasi lokal.

    Pelajari selengkapnya

  • "Modernisasi warisan" adalah kata lain untuk "modernisasi aplikasi." Namun, aplikasi lama dan yang baru dapat dimodernisasi dengan teknologi cloud untuk memperoleh agilitas, stabilitas, dan inovasi yang lebih baik.

    Pelajari selengkapnya

  • Modernisasi aplikasi menawarkan berbagai manfaat baik untuk aplikasi itu sendiri maupun organisasi yang memodernisasinya. Manfaat utama dapat mencakup peningkatan efisiensi, kompatibilitas dengan teknologi cloud, peningkatan keamanan, ketersediaan yang lebih tinggi, dan waktu hingga siap dipasarkan yang lebih cepat.

    Pelajari selengkapnya

  • Terdapat tiga langkah lengkap untuk modernisasi aplikasi: perencanaan, implementasi, dan operasi. Perencanaan meliputi penentuan strategi modernisasi. Implementasi melibatkan pengembangan keterampilan dan memodernisasi aplikasi. Operasi mencakup tata kelola, manajemen, dan pengoptimalan.

    Pelajari selengkapnya

  • Strategi memodernisasikan aplikasi harus dirancang untuk mendukung tujuan modernisasi organisasi. Azure Well-Architected Framework memiliki lima pilar yang dirancang untuk tujuan tersebut: Keandalan, keamanan, pengoptimalan biaya, keunggulan operasional, dan efisiensi performa.

    Terdapat empat strategi modernisasi yang luas, masing-masing dibedakan berdasarkan tingkat perubahan kode yang ingin dilakukan organisasi terhadap aplikasi mereka. Host ulang memindahkan aplikasi apa adanya dari lingkungan lama ke yang baru. Mengubah platform memerlukan beberapa perubahan kode untuk menyambungkan aplikasi ke cloud. Demikian pula, Pemaketan ulang juga memerlukan beberapa perubahan kode agar aplikasi mendapatkan hasil maksimal dari lingkungan cloud-first. Membuat ulang arsitektur melibatkan modifikasi yang cukup banyak pada aplikasi untuk skalabilitas cloud. Pembangunan ulang memerlukan pembangunan ulang aplikasi menggunakan solusi cloud-native. Mengganti menukar aplikasi perusahaan dengan aplikasi yang benar-benar berbeda untuk memenuhi kebutuhan bisnis yang sekarang.

    Pelajari selengkapnya

  • Ada berbagai macam alat dan layanan modernisasi aplikasi yang tersedia tergantung dari kebutuhan organisasi. Misalnya, jika organisasi ingin mengoptimalkan biaya, beroperasi dengan percaya diri, dan mengirimkan fitur lebih cepat dengan membawa aplikasi dan data ke cloud, layanan yang dikelola sepenuhnya seperti Azure App Service mungkin cocok.

    Pelajari selengkapnya